Zzzz… Zzzz

Oleh : Ordinary Kid

Pernah mendengar sebuah dongeng klasik masyhur yang berjudul Putri Salju dan tujuh kurcaci? Dongeng tersebut menceritakan seorang gadis cantik yang makan sebuah apel merah dari pemberian si nenek sihir, kemudian dia tertidur dalam waktu yang cukup lama hingga pada akhirnya seorang pangeran tampan mencium bibirnya. Dan putri saljupun terbangun dari tidur panjangnya. Then, they living together with happy. Forever.

Tetapi, saya tidak akan mencerita-ulangkan romantisisme dongeng yang menjadi intermezzo di atas untuk me-nostalgia-kan kenangan indah masa kecil Anda [termasuk saya]. :mrgreen: Kali ini saya akan membahas tentang sebuah gejala rutinitas yang penting bagi manusia [dan juga hewan], yakni tidur [tidak perlu ditafsirkan secara luas]. Namun, saya tidak akan bercerita tentang beruang yang melakukan hibernasi dalam tempo yang cukup lama pada musim tertentu. Jadi, objek pembahasan kali ini hanya terbatas pada makhluk hidup yang bernama manusia.

Dokter bilang, “Istirahat yang paling baik adalah tidur”. Tidur akan membuat kontraksi syaraf otak mengendur. Membuat penat di alam sadar hanyut oleh buaian mimpi di alam bawah sadar. Tetapi, sadarkah Anda bahwa lebih dari sepertiga atau bahkan separuh hidup Anda didedikasikan untuk tidur?

Dokter bilang lagi, “Tidur yang paling baik sekitar 8 jam per hari”. Menurut sebuah riset, bayi dan remaja menghabiskan waktu untuk tidur lebih dari itu. Bahkan, teman saya lebih parah lagi dalam cerita berikut ini [Sori, bung 😉 ]. Bahkan, ada orang yang hanya melihat sebuah iklan tempat tidur lengkap dengan bantal dan gulingnya di baliho raksasa di pinggir jalan, mulutnya langsung menganga dengan lebarnya dan bersuara, “hoaaaaaaaahhhmmm”. Lalu berkata, “Andai saja saat ini saya di rumah”.

Jika kita diberi waktu dalam sehari kurang lebih hanya 24 jam, berarti, kalau dihitung-hitung pake rumus aljabar, kemudian dikomparasikan dengan rumus phytagoras, kita sudah membunuh sepertiga waktu untuk hidup. Jadi, kalau digabung dengan rumus geometri dengan menggunakan asumsi, kita diberi umur oleh Yang Maha Menguasai waktu kira-kira 60 tahun, berarti secara real, kita hanya hidup kira-kira hanya 40 tahun untuk melakukan berbagai macam aktivitas.

Apalagi orang yang masih bujangan [bukan yang lapuk] atau gadis [bukan janda] sudah bertemu ajal. Intinya bener kata Pak Haji, “Hidup itu amatlah pendek. Janganlah kau sia-siakan hidupmu dengan sesuatu yang tidak ada faedahnya”. 

Penelitian menarik pernah dilakukan di Amerika Serikat dari American Cancer Society oleh Prof Daniel F. Kripke, MD [psikiatri dari University of California, San Diego] dkk, meskipun hasilnya agak kontroversial, yakni orang yang tidur 8 jam sehari atau lebih cenderung meninggal lebih cepat dengan  hasil yang disimpulkan dalam sebuah kalimat yang cukup mengejutkan, yakni “Forget 8-hours“. 🙄

Hmm, mungkin ada benarnya juga. Bung Karno [pendiri negara Indonesia yang juga pernah menjadi presiden RI], Ben Gurion [the founding fathers negara Yahudi-Israel yang juga pernah menjabat sebagai perdana menteri Israel], Mahatma Gandhi [pendiri negara India], Jawaharlal Nehru [Pendiri negara Pakistan yang juga mantan perdana menteri Pakistan], Margaret Thatcher [mantan Perdana Menteri wanita Inggris], dan tokoh-tokoh besar lainnya umumnya tidur tak lebih dari 3 jam sehari dan terbukti tidak mengalami gangguan kesehatan berarti, bahkan tetap produktif. Siapa yang berani meragukan ketangguhan dan produktivitas nama-nama orang hebat yang saya sebutkan di atas? 

 

Ps : Postingan yang nggak penting. Mari kita tidur lagi ! :mrgreen:

Iklan

16 Responses to “Zzzz… Zzzz”


  1. 1 grace Desember 1, 2008 pukul 10:13 am

    hmm…saya ndak suka tidur malem…sukanya tidur ya pas siang2…lebih mantap…ehehehehe
    btw, tidur itu enak kok…suwer!

  2. 2 bocahkureng Desember 1, 2008 pukul 11:51 am

    Kata bapakku juga begitu. Begini kata beliau : “Nak, kalo tidur baiknya di atas jam 12 malem biar jadi orang sakti”. “Lho kok bisa Pak” kataku. “Lha iya lah, coba kalo ada maling ato rampok, yg sudah tidur pasti kemalingan, kalo ada gempa, yg tidur udah ketimpa genteng. yang masih melek khan tahu jd bisa menghindar, Sakti Khan?” he he he 🙂 .

  3. 3 aviana Desember 1, 2008 pukul 12:27 pm

    Aduh, padahal tidur itu termasuk salah satu hobi ku. Hehe.
    Banyak tidur = kehilangan banyak kesempatan untuk melakukan banyak hal.
    Banyak begadang = gak baik (kata roma irama). Hehe.
    Jadi harusnya yang sedang2 aja.

  4. 4 sarahtidaksendiri Desember 1, 2008 pukul 4:05 pm

    hehe..mnrt bbrp artikel yg pernah Qbc jg..klo tidur g ckp, bisa membuat seseorang kurang semangat, pelupa, dan gampang panas dalam…hehe…Qakui klo krg sigh, tidurQ serba g teratur…kdg tidur kurang dr 8 jam, kadang malah lebih…tp aQ tipe org yg gampang tidur jg..wkwkwk…tp kdg ssh jg..pokoknya plin-plan sprti orgnya deh..aQ jd bingung sm komentQ sendiri nigh…*kabur aj*

  5. 5 rei ch★n。 Desember 1, 2008 pukul 4:11 pm

    Wtf ?

    Aku penderita insomnia..
    Rata2 kalo bobo jam 1 ato 2 pagi.
    Anggep aja jm 1 bru tdur.
    Trus jam 9 bgun.brarti aku uda tdur 9 jam.
    Shit.

    Kalo aku masuk pagi..anggep aja jm 1 pgi bobo,trus bgun jm 6.
    Trus tdur siang kira2 4 jam.
    Jadi jumlah tdurku kalo masuk skolah pagi adlah 9 jam.

    Kadang sehari bisa tdur 11 jam.
    Kadang sehari tdur cuma 4 jam.itupun jarang

  6. 6 Rian Xavier Desember 2, 2008 pukul 12:02 am

    Seandainya kita ga butuh tidur…

    Seandainya kita ga butuh istirahat..

    Seandainya kita ga butuh yang namanya kasur..

    pasti saya ga tidur. Hehe.

  7. 7 NdesO Desember 2, 2008 pukul 4:51 am

    Tapi tidur itu enak kalo dirasain 🙂 *emg tidur ada rasanya ya???*

  8. 8 liroesdy Desember 2, 2008 pukul 9:21 am

    kalau enggak salah Rasulullah juga tidurnya kurang dari 8 jam. Soalnya tengah malam bangun untuk tahajud 🙂

  9. 9 Ordinary Kid Desember 2, 2008 pukul 10:00 am

    grace:
    Iya tidur emang enak,
    tapi, suka bikin pusing kalau tidur terlalu cepet apalagi terlalu lama. 🙂
    Hmm.. merusak keseimbangan tuh.

    *sotoy

    bocahkureng:
    Hmm.. bener tuh mas.
    Omong-omong,
    Sampeyan orang sakti bukan?
    :mrgreen:

    aviana:
    Hmm.. Sebagian besar orang emang hobinya tidur.
    Bener tuh yang penting seimbanglah antara beraktivitas dengan beristirahat..
    Omong-omong,
    panjenengan pengagum bang roma ya?
    seperti andrea hirata saja..
    🙂

    sarahtidaksendiri:
    Hmm.. saya bisa menangkap inti pembicaraan Anda.
    NOT SMOKING.
    Jangan tidur di sembarang tempat kan?
    :mrgreen:

    *lebih ngaco

    rei ch★n。
    Wah, mirip saya nih..
    Suka ngacak pola tidurnya..
    🙂

    Rian Xavier:
    Hmm.. Allah menciptakan sesuatu pasti seimbang..
    Ada hidup, pasti ada mati
    Ada siang, pasti ada malam
    Ada laki-laki, pasti ada perempuan
    Dan…
    Ada kerja, pasti ada istirahat.
    Yah, ibarat tubuh kita hp, lama kelamaan dipake, harus dicharge tho..
    Bukan begitu?
    🙂

    NdesO:
    Dirasain gmn nih maksudnya?!
    :mrgreen:

    liroesdy:
    Benar sekali..
    Beliau adalah sosok yang paling patut diteladani oleh kita semua.

  10. 10 bocahkureng Desember 2, 2008 pukul 10:24 am

    @ Ndeso
    Tidur dimana dan ama siapa dulu? kalo tidur di sebelah kandang sapi waduh nyamuknya g ketulungan, buanyaaaak

  11. 11 Rian Xavier Desember 2, 2008 pukul 3:29 pm

    Yup betul tuh. Jatah tidur sehari 6 jam. Hehehe.

  12. 12 Fairuz ねえーちゃん Desember 2, 2008 pukul 11:56 pm

    Saya kalo malem tidurnya sekitar jam dua gitu, udah bangun lagi jam emapatan. Tapi kalo siang, dan ga ada kuliah, bawaanya jadinya pengen tidur terus :mrgreen:

  13. 13 reatheryan Desember 4, 2008 pukul 3:07 pm

    tidur??? enak saat” subuh!

    NB. To ordinary kid, kamu dapat award dariku…
    info lengkap baca di postinganku berjudul “waduh…!!!!”

  14. 14 nameeman Desember 5, 2008 pukul 7:32 am

    waduh,,,
    baca postingan ini
    jadi tidurrr,,,,

  15. 15 muhammadsugiono Desember 9, 2008 pukul 12:25 pm

    Bagaimanapun SHOLAT lebih baik daripada TIDUR.
    Ga percaya???
    Coba aja dengerin adzan Subuh.

  16. 16 daddrasta Desember 9, 2008 pukul 2:07 pm

    hehehe,,,memang orang yahudi telah membuat sebuah konspirasi untuk merubah mindset negara2 dunia ketiga agar pemudanya malas dan tetap tertinggal mealui jargon “tidur sehat 9 jam sehari”
    padahal Goldwyn Mayer peletak dasar negara yahudi sehari selalu menyumbangkan waktunya 12 jam untuk merancang negara yahudi dan hanya tidur 3 jam.
    berapa waktu yang telah kita sumbangkan untuk membangun negeri in?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




Status

Temporary busy

I'm sorry

Yahoo! Messenger:

der_kaizernism

Column

Tourist Now

Total Tax

  • 9.414 juta
Iklan

%d blogger menyukai ini: