Peringkat Universitas Dunia 2008

Oleh : Ordinary Kid

Saya sempat membaca surat kabar The Jakarta Post -yang saya temukan di perpus-, sebuah artikel tentang pemeringkatan universitas dunia, yang dilakukan oleh THE-QS, The Times Higher Education QS World University Rankings, salah satu lembaga pemeringkatan 500 universitas top dunia tahun 2008. Memang, manusia sangat suka dengan yang namanya pemeringkatan.

Empat kriteria yang dinilai ialah kualitas penelitian (research quality), kualitas pengajaran (teaching quality), kualitas lulusan (graduate employability) dan aspek internasional (international outlook).

Hasilnya, Harvard University, US tetap memuncaki top rank selama lima tahun berturut-turut, yang kedua Yale University, ketiga University Cambridge, yang keempat Oxford University, selanjutnya saya lupa. Yang pasti ada nama University of Chicago dan Massachutess Institution of Technology dalam top 10 world class university. Kesepuluh besar universitas tersebar di dua negara, yakni Inggris dan Amerika Serikat.

Di Asia pun, Tokyo University menjadi nomor wahid di benua dengan penduduk terbesar di dunia ini -atau 19 dunia-. Nomor dua di Asia adalah Kyoto University.

Kemana Indonesia? Yang pasti persisnya tiga universitas unggulan Indonesia tidak masuk top 200 -range presitisius-. Tapi, setidaknya UI (Universitas Indonesia) mencapai peringkat yang paling signifikan daripada ITB (Institut Teknologi Bandung) dan UGM (Universitas Gadjah Mada). Jika pada tahun 2007, secara nasional UGM, ITB, dan UI sebagai peringkat pertama, kedua, dan ketiga. Maka, tahun ini UI (287 dunia), ITB (315 dunia), lalu UGM (316 dunia) adalah peringkat yang baru. Meski peringkat ketiga perguruan tinggi tersebut tahun ini naik, peringkat tersebut sebenarnya masih jauh dibanding pada 2006. Saat itu UI, ITB, dan UGM berada di peringkat ke-250, 258, dan 270. Hebatnya, dalam bidang teknologi, ITB menempati peringkat ke-90, yang tahun lalu menduduki peringkat ke-114.

Wajar saja jika Indonesia agak berdarah-darah sulit untuk mencapai top 200, pasalnya jika dibandingkan dengan Jepang mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar lebih dari Rp 550 triliun dibanding kan dengan Indonesia yang baru mencapai 20% dari APBN tahun depan (2009) saja terpaksa sekali atau Rp 64,4 triliun pada tahun 2008 (11,8% dari APBN).

Info peringkat universitas dunia selengkapnya bisa dilihat di sini.

Iklan

26 Responses to “Peringkat Universitas Dunia 2008”


  1. 1 Xaliber von Reginhild Oktober 14, 2008 pukul 5:56 pm

    Pendidikan mesti dibenahi… 😮
    Barangkali ada baiknya dengan membenahi blog kampus. :mrgreen:

    *ngeloyor* 😛

  2. 2 Ordinary Kid Oktober 15, 2008 pukul 12:41 am

    @ Xaliber von Reginhild : blog kampus?! Mungkin ada benarnya. ^^

  3. 3 s H a Oktober 15, 2008 pukul 5:40 pm

    pendidikan negara ini mungkin harus dimulai dengan mendidik yang ada di atas dulu untuk menyadari keadaan di bawah . hmmm. . .

  4. 4 Ordinary Kid Oktober 17, 2008 pukul 5:39 am

    @ s H a : Hmmm.. ada benernya juga. Negara ini memang sedang mengalami krisis keteladanan dari figur yang ada di atas. ^^

  5. 5 Elys Welt Oktober 18, 2008 pukul 4:22 am

    negara kita lagi banyak masalah, sayang yg duduk di pemerintahan nggak bisa dan nggak patut dicontoh

  6. 6 Putra Oktober 18, 2008 pukul 7:30 pm

    anjurkan budaya ngeblog aja… coba presiden kita punya personal blog, ada gak yaa? 😕

    bisa jadi contoh tuuh :mrgreen:

    btw salam kenal y 😀

  7. 7 Ordinary Kid Oktober 19, 2008 pukul 2:14 am

    @ Elys Welt : setuju, satu dua orang sih mungkin ada, tapi sayang, gak sepopuler koruptor ^^

    @ Putra : personal blog kayanya ngga ada. Klo presiden kita punya personal blog, pasti blog dia langsung melesat jadi nomor satu. Banyak yang memberikan kritik dan saran soalnya. ^^ Klo website, kayanya presiden kita punya..

  8. 8 Si DuduL Oktober 19, 2008 pukul 5:39 am

    huh… posting yang terlalu berat untuk dikomentari…!!
    maav otak saya gag sampe untuk bisa komentar…

    cuma numpang lewat dech…hhe…
    lam kenal…

  9. 9 Ordinary Kid Oktober 19, 2008 pukul 6:41 am

    @ Si Dudul : *hha.. Berat?! Perasaan ngga deh.. Iya deh, salam kenal..

  10. 10 Ical Oktober 19, 2008 pukul 7:05 am

    saya rasa, yang selalu jadi pertanyaan pemerintah dalam membuat anggaran pendidikan adalah pilihan antara membuat rakyat pintar terlebih dahulu, atau membuat rakyat kaya terlebih dahulu?belum lagi hutang negara yang selalu menekan anggaran lainnya..wew

    pintar dulu? ato kaya dulu ya?
    gelar dulu? kerja dulu?
    btw, salam kenal..

  11. 11 Ordinary Kid Oktober 19, 2008 pukul 7:12 am

    @ Ical : Hohoho.. gelar dulu? kerja dulu? sepertinya pernah denger =P..

    Kenapa harus bingung memilih, dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya saja jelas. “Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya”. Jadi, ya jelas, bangun dulu kepribadian dan mentalitasnya (pendidikan), baru fisiknya (kesejahteraan)

    Sama”, salam kenal..

  12. 12 Ical Oktober 19, 2008 pukul 7:17 am

    tapi, sayangnya yang dianggap kemajuan di dalam bangsa adalah yang diukur dengan faktor ekonomi, seperti kemiskinan..ini yang bikin tiap pemerintahan lebih mementingkan hal-hal lain di luar pendidikan..pasalnya mereka takut dicap memimpin dengan buruk, y ga?

  13. 13 Ordinary Kid Oktober 19, 2008 pukul 7:25 am

    @ Ical : Ngga selalu kok, padahal saya rasa (pendapat pribadi lho) semua kemajuan, baik itu di bidang politik, ekonomi, budaya, maupun militer, merupakan efek domino dari kemajuan di bidang pendidikan.

    Lihat Eropa ketika keluar dari abad kegelapan atau lihat Jepang dalam teknologi dan sains. Mungkin ada baiknya pendidikan dinomorsatukan bagi negara berkembang seperti negara kita.

  14. 14 wet Oktober 19, 2008 pukul 8:37 am

    aduhh.. ngomongin pendidikan jadi pusing sendiri….
    standart pendidikan selalu ganti seiring gantinya kursi pemerintahan

  15. 15 Putra Oktober 19, 2008 pukul 4:10 pm

    setuju sama ordinary kid :mrgreen: kalo pendidikan dinomorsatukan, kayaknya impactnya juga bakalan ke faktor – faktor lain

  16. 16 Ordinary Kid Oktober 20, 2008 pukul 3:44 pm

    @ wet : Yup, terima kasih pemikiran Anda kemarin saya jadikan bahan untuk menjawab UTS ^^. Memang tampaknya pendidikan masih dipolitisasi oleh orang-orang yang di atas sana. Siswa menjadi semacam ‘kelinci percobaan’ dalam sistem yang selalu saja berubah setiap ganti kursi pemerintahan. Padahal, setiap sistem baru apakah akan lebih baik dari sistem-sistem sebelumnya? Ngga juga kan. Mungkin ada baiknya, sistem tersebut disempurnakan saja, tanpa harus menggantinya 🙂

    @ Putra : Yup, saya setuju dengan Anda karena Anda setuju dengan saya. Jadi kita sama” setuju. HIDUP Setuju !!!

    *ngaco*

  17. 17 sarahtidaksendiri Oktober 20, 2008 pukul 4:25 pm

    bener tuch…
    di indonesia sendiri, pendidikan seharusnya menjadi perhatian yg sgt pnting bg semua kalangan, penekanan untuk biaya pendidikan yg mahal dan berbagai upaya subsidi seharusnya jg bukan sekedar janji dan bahasa kampanye doank..coz yg terpernting dr bangsa Qta adalah mental yg baik dan pendidikan yg berkualitas…semoga saja pendidikan di Indonesia jauh lebih baik dan bs dirasakan oleh semua bangsa..amin… 🙂

  18. 18 Ordinary Kid Oktober 20, 2008 pukul 5:03 pm

    @ sarahtidaksendiri : Yup, tapi yang terjadi justru sebaliknya, universitas saya bahkan sudah tersengat kapitalisme dengan diubah statusnya dari negeri menjadi BHMN, jadi biayanya kian mahal. Jadi layaknya sebuah perusahaan, universitas sebagai sebuah institusi pendidikan menjadi lebih tendesius mencari laba. Padahal, di luar negeri saja rata” gratis, lho kok di Indonesia malah tambah mahal. Apakah mungkin akibat dari menteri pendidikan kita yang berlatarbelakang ekonom, patut dikritisi.

  19. 19 estulyr Oktober 21, 2008 pukul 9:38 am

    emang pendidikan harus di benahi dulu kali yah
    😀

  20. 20 Agung.D Oktober 29, 2008 pukul 3:17 am

    Bukti memang kita harus belajar meningkatkan mutu kualitas PT kita dari negara lain

  21. 21 Simz Oktober 30, 2008 pukul 7:44 pm

    ITB masuk 100 besar dalam bidang teknologi lho 😀 napa yang membanggakan kayak gini malah terlewatkan begitu saja? Emank bangga ya masih ratusan?

  22. 22 Ordinary Kid November 5, 2008 pukul 4:30 pm

    @ estulyr:
    Setuju. 🙂

    @ Agung.D:
    Setuju. Kualitas memang harus ditingkatkan tanpa harus mengorbankan civitas academica.

    @ Simz:
    Yup, maaf klo nggak diekspos, akibat dari minim informasi. Mungkin akan saya update artikel ini nantinya.

  23. 23 jamesisaacneutron November 18, 2008 pukul 4:57 pm

    pendidikan adalah investasi.
    tapi yg paling penting adalah pendidikan moral.
    visit:
    http://www.jamesisaacneutron.wordpress.com

  24. 24 mie gaga Agustus 9, 2009 pukul 1:12 pm

    emang sih pendidikan harus bener” di BENAHI. apalagi pendidikan moral, sekolah banyak yang dituker buat bikin mall.?? banyak anak INDONESIA kayak belajar di kandang kambing. mungkin yang terlihat begitu indah, tapi perbandingan buat menjadi pilot kayak 1/567.
    kadang semua tergantung nasip, menurut orang awam. Sekolah internasional, yang bayarannya 1M lebih di dahuluin dari pada Skolah yang bayarannya pake 1kg beras. padahal otak mereka sama, nasip laskar pelangi masih ada kali ampe jaman sekarang, padahal tuh cerita udah lama.

  25. 25 takwa/politeknik batam Maret 24, 2010 pukul 3:05 pm

    kayaknya orang indonesia tuh kurang pergaulan dech,,,,
    coba !!!
    kalau orang indonesia tuh banggain negerinya aja pada orang luar sono, pasti orang luar tu pada iri ma kita..
    liat dong, yang mampu kita banggakan .
    kalo, banggain 100 besar aja, buat apa???
    gak malu loe-loe pade,,,
    So,proud of what you can be proud of, and if you can, don’t forget the pride of this country….

  26. 26 iam Oktober 10, 2010 pukul 10:19 am

    gk btol jga ne,.
    pie lumayan lh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




Status

Temporary busy

I'm sorry

Yahoo! Messenger:

der_kaizernism

Column

Tourist Now

Total Tax

  • 9.429 juta
Iklan

%d blogger menyukai ini: